Selasa, 30 November 2010

Wow! Setengah Masyarakat Inggris Percaya Alien!


Informasi terbaru Wow! Setengah Masyarakat Inggris Percaya Alien!
Hampir setengah penduduk Inggris, negara pengembang ilmu pengetahuan paling berpengaruh, percaya alien. Ahli percaya kehidupan alien mirip manusia.

Dalam survei lebih dari 2 ribu orang dewasa, 44% koresponden percaya keberadaan makhluk di luar bumi. Pria lebih percaya dengan keberadaan alien dengan jumlah 46%. Mereka menganggap bahwa manusia tidak sendiri di alam semesta.

Meskipun belum ada bukti nyata soal alien, sepertiga koresponden percaya bahwa manusia harus mencoba mencari cara untuk menjalin komunikasi dengan makhluk asing itu.

Profesor Simon Conway Morris, ahli evolusi dari Cambridge University, mengatakan bahwa beberapa abad di masa depan, manusia mungkin bisa kembali ke masa lalu sehingga di beberapa sudut pandang dapat dianggap sebagai alien.

“Dengan kata lain, mungkin alien merupakan sesuatu yang bukan seperti apa yang kita harapkan sehingga perlu membuang semua prasangka kita,” kata Morris. Namun, ia juga percaya bahwa alien memiliki proses evolusi yang sama dengan manusia.

"Kehidupan pada dasarnya memiliki aliran seperti air dan bermula pada karbon. Saya memang bertaruh, namun saya berpikir bahwa saat kita mendeteksi kehidupan alien beberapa abad mendatang, mereka akan sama seperti kita," ujar Morris lagi.

Beberapa ahli bahkan mengatakan bahwa alien sebenarnya sudah mengunjungi Bumi.

Paul Davies, profesor kosmologi di Arizona State University, mengatakan bahwa miliaran tahun lalu, bukanlah tidak mungkin bahwa alien pernah datang atau melakukan eksplorasi. Alien mungkin pula membuat kolonisasi jika tidak ingin tinggal di Bumi selamanya.
_________
Tag to this article : alien, half, english, believe, carbon, age, era, century, visit, earth, ufo, exploration, same, like, are, human, evolution, water

Tinggalkan komentar anda tentang Wow! Setengah Masyarakat Inggris Percaya Alien!

Sabtu, 27 November 2010

Keren! Becak Masa Depan Produksi Jerman!


Informasi terbaru Keren! Becak Masa Depan Produksi Jerman!
Becak ini dilengkapi dua motor listrik yang masing-masing memproduksi tenaga 27 hp.

Perusahaan mobil asal Jerman, Maybach merancang sebuah becak masa depan, Maybach DRS (Den-Riki-Sha).

Autoevolution pada Kamis 18 November 2010, menyatakan bahwa becak bertenaga listrik tanpa onthel ini diciptakan untuk ajang Los Angeles Design Challenge, sebuah kompetisi kendaraan dengan berat maksimum 454 kg. Dibuat oleh perusahaan Advanced Design Studio di Tokyo, kendaraan ini dapat menampung dua penumpang.


Selama ini Maybach dikenal sebagai produsen mobil-mobil super mewah. Maybach merupakan bagian dari perusahaan yang Daimler AG. "Ini merupakan tantangan besar, khususnya untuk merek seperti Maybach," kata Holger Hutzenlaub, kepala Mercedes-Benz Advanced Design Studio di Tokyo.


Kendaraan ini menggunakan bahan-bahan alami seperti mobil konsep Mercedes Biome. Bingkai terbuat dari serat karbon dan material komposit organik, sementara pintu-pintu dan jendela terbuat dari polikarbonat dan atap panorama menggunakan bahan organik yang fleksibel.

Becak ini dilengkapi dua motor listrik yang masing-masing memproduksi tenaga 27 hp. Arus listrik disimpan pada baterai lithium-ion yang dipasang di bagian belakang kendaraan.

_______________________________

Tag to this article is :

tricycle, tokyo, germany, car, concept, electric, automotive, technology, future, maybach, design, horse power

Tinggalkan komentar anda tentang Keren! Becak Masa Depan Produksi Jerman!

Kamis, 25 November 2010

Funny Gender Issues!


Informasi terbaru Funny Gender Issues!
See this...


Funny huh? hahaha
Tinggalkan komentar anda tentang Funny Gender Issues!

Selasa, 23 November 2010

World’s Largest and Toughest Spider Web Ever


Informasi terbaru World’s Largest and Toughest Spider Web Ever
The world’s largest and toughest spider web ever was founded by a scientist that was the web of Darwin’s Bark Spider is the largest in the world, and is also ten times more resistant that Kevlar. Well i thought that the world’s largest spider which is goliath spider has the world’s toughest web but now i know that Darwin’s bark spider got the world’s largest and toughest spider web. Here’s a complete story about the discovery of Darwin’s bark spiders web as the world’s toughest spider web.


Igni Agnarsson, from the University of Puerto Rico, first discovered Darwin’s Bark Spider and their giant webs, back in 2001, and knew he had to return to Madagascar and study these little creatures further. He did just that in 2008 and 2010, and his research revealed some pretty incredible data.


While it isn’t exactly the largest spider known to man (the female is larger than the male, and it only measures 3-4 cm, with its legs outstretched), Darwin’s Bark Spider spawns giant webs that reach up to 25 meters in length, with a main core of around 2.8 square meters. With webs this size, it’s now wonder the silky substance can withstand twice as much force as a normal spider’s, which makes it 10 times stronger than a similar piece of Kevlar, and thus, the strongest biological material ever found.


How, and why Darwin’s Bark Spider creates these giant webs is still a secret, but the fact that they are usually found across rivers and lakes suggests they mean to capture big insects that spent their young lives in a water environment, trapping them right when they take to the air. Birds and bats also pass right above the water, but there’s yet no evidence the spider web could trap such large prey.
Tinggalkan komentar anda tentang World’s Largest and Toughest Spider Web Ever

Senin, 22 November 2010

Mantap! Beli Truk Bekas, Gratis Senjata AK-47!


Informasi terbaru Mantap! Beli Truk Bekas, Gratis Senjata AK-47!
SANFORD - Sebuah penyalur mobil bekas di Florida meluncurkan promosi yang lain dari promo kebanyakan. Jalan unik pun ditempuh demi meningkatkan penjualannya setiap pembelian mobil akan mendapatkan senjata AK-47.

Nations Trucks di Sanford, berjanji akan memberikan senjata buatan Soviet tersebut setiap pembelian satu truk bekasnya.

Penjualannya pun meningkat dua kali lipat setelah diluncurkan promo tersebut minggu lalu. Demikian seperti dilansir Telegraph, Selasa (16/11/2010).

Sebuah poster di jendela kantor Nations memajang "Gratis AK-47" dengan ilustrasi gambar senjata itu, AK-47 merupakan penjualan senjata terbesar sepanjang masa.

General Sales Nations Trucks Nick Ginetta mengatakan, perusahaan tidak memberikan senjata secara langsung, melainkan memberikan voucher sebesar Rp3,6 juta agar bisa ditukarkan ke penjual senjata.

Ginetta mengklaim, dengan menggunakan skema seperti ini, semua pembeli juga harus melakukan pengecekan latar belakangnya terlebih dahulu sebelum mendapatkan senjata.

Tapi ada salah satu pembeli yang tidak tertarik dengan senjata tersebut, bahkan dia tidak tahu bahwa ada promo yang diberikan.

"Saya sudah pernah tertembak dengan senjata tersebut. Saya hanya butuh truk, oleh karena itu saya ada di sini," ujar Don Zeis, veteran perang Vietnam.
Tinggalkan komentar anda tentang Mantap! Beli Truk Bekas, Gratis Senjata AK-47!

Kamis, 18 November 2010

Penyakit Langka, Penampilan Seperti Vampire!


Informasi terbaru Penyakit Langka, Penampilan Seperti Vampire!
Mereka memiliki gigi taring tajam dan selalu berusaha menghindari sinar matahari.

Ini bukan kisah di film 'Twilight'. Dua bersaudara Simon, 13, dan George, 11 mengidap sindroma aneh dengan karakter mirip vampir. Mereka memiliki gigi taring tajam dan selalu berusaha menghindari sinar matahari.

Seperti dikutip dari laman Daily Mail, dua bocah asal Sudbury, Suffolk, ini menderita kelainan genetik yang dalam istilah medis dikenal sebagai Hypohidrotic Ectodermal Displasia. Diperkirakan hanya menimpa 7.000 orang di dunia.

Penyakit ini menunjukkan ciri fisik yang mengkhawatirkan seperti kulit kepala dan rambut tipis, sulit berkeringat dan gigi tumbuh tidak sempurna. Lantaran sulit berkeringat, penderita cenderung mudah mengalami hipertermia jika suhu di sekitar tak terkontrol.


Di tengah penderitaan itu, mereka harus menghadapi respons lingkungan sosial yang cenderung mengucilkan. "Teman-teman bahkan memanggil aku dengan nama Edward Cullen seperti karakter dalam film 'Twilight'," kata Simon. "Orang yang melihat pasti menganggap kami mengerikan.”

Mandy, 45, sang ibu, berkata, "Mereka selalu menjadi pusat perhatian karena penampilan fisiknya dan kulitnya yang pucat. Beberapa orang mengira mereka menderita leukemia." Ia menambahkan, "Setelah film Twilight keluar, orang sepertinya senang menyebut keluarga kami, Cullen."

Gejala penyakit itu sudah ditunjukkan Simon beberapa jam usai lahir. Tiba-tiba suhu tubuhnya menurun drastis. "Perawat mencoba menghangatkannya dengan sinar, tapi lengan dan wajahnya justru seperti melepuh," kata Mandy yang tak menyangka putra keduanya memiliki kondisi serupa.

Penyakit itu membuat Mandy belajar menangani kondisi dua putranya. Ia tak memperkenankan dua putra berolahraga karena khawatir suhu tubuhnya meningkat. Ini bahaya karena keduanya tak bisa mengeluarkan keringat. Itulah mengapa dua bocah itu lebih banyak menghabiskan waktunya dengan bermain video games di rumah.
Tinggalkan komentar anda tentang Penyakit Langka, Penampilan Seperti Vampire!

Minggu, 14 November 2010

Saint Malo, Kotanya Bajak Laut!


Informasi terbaru Saint Malo, Kotanya Bajak Laut!
"Wow….kapal pirate (bajak laut).."!! teriak Adam anak sulung kami begitu sampai di pintu gerbang kota Saint Malo.

Kota Saint Malo di Bretagne memang terkenal sebagai kota bajak laut di masa kerajaan. Tapi ada bedanya. Bajak laut biasa membajak kapal untuk merampok hartanya demi kepentingan pribadi. Sementara bajak laut Malouin (orang Saint Malo) mereka merebut kapal serta merampas hartanya untuk kepentingan Raja Perancis. Istilahnya mereka bekerja untuk kerajaan.

Para corsaire (istilah bahasa Perancisnya untuk membedakan dengan istilah bajak laut biasa) mereka diperbolehkan menggunakan kekerasan hingga membunuh awak kapal dalam aksi perampohannya, namun tindakan ini dinyatakan legal karena mereka melakukannya atas nama raja.

Aneh memang tapi begitulah kenyataan. Dan penduduk Saint Malo begitu bangga dengan masa lalunya. Tapi kalau mereka disebut dirinya keturunan bajak laut, langsung merah padam mukanya karena bagi mereka istilah pirate dengan corsaire memiliki perbedaan. Pirate adalah perampok identik dengan kejahatan dan corsaire adalah prajurit kerajaan. Meskipun bagi saya intinya sama saja, sama-sama merampok.

Bajak laut kerajaan ini tidak sembarang merampas kapal laut. Kapal laut yang berhubungan dengan kerajaan dilarang disentuh namun kapal asing terutama inggris menjadi sasaran utama.

Sebelum memasuki pintu gerbang kota tua Saint Malo, kota yang dikelilingi oleh pelabuhan ini, mata kita akan dipertemukan dengan kapal corsaire (bajak laut kerajaan). Begitu besar, mempesona dan yang terpenting asli. Bukan kapal buatan yang sengaja dipajang untuk turis. Tentunya kapal bajak laut ini sudah mengalami renovasi agar lebih indah dipandang mata dan juga menunjukan bagaimana aslinya ketika kapal-kapal kerajaan itu berlayar di samudra yang diisi oleh para pembajak kerajaan yang siap bertempur merampas kapal dan harta kapal lain.

Bila ingin lebih mengenal dari dekat kita bisa melihat hingga ke dalam kapal laut, namun tentunya harus merogoh kantung terlebih dahulu. Sayangnya saya lupa berapa euros yang saya sudah keluarkan untuk kami, yang saya ingat lumayan mahal. Tapi melihat anak-anak begitu bersemangat hingga tak berhenti berteriak ‘wahhhh…wow….olala…’ uang yang kami keluarkan menjadi tak terlalu berarti, buktinya saya sampai lupa berapa harga tiket masuk.

Puas menjelajahi kapal corsaire, saatnya bagi kami berempat mengunjungi kota tua Saint Malo yang selalu didatangi turis mancanegara lebih dari 200.000 orang di musim panas. Setelah mendatangi kantor turis informasi mulailah kami berjalan kaki menyelusuri Saint Malo.

Sepertinya angket yang menyatakan jika musim panas kota bajak laut ini banjir manusia tepat adanya. Karena saat kami datang, bertepatan dengan pasar kota sehingga di hari biasa saja kota ini sudah padat dengan turis ditambah dengan pasar kota yang diadakan setiap jumat lengkaplah sudah pandangan kami hanya dipenuhi oleh orang-orang yang berlalu lalang.

Butik dan restoran di kanan kiri sepanjang jalan memang tak terlalu enak untuk berjalan kaki bila yang dicari adalah kenyamanan menyibak pesona kotanya. Kota ini memang surga bagi mereka yang mencari oleh-oleh. Karena dari mulai makanan khas setempat hingga barang kerajinan di sini kita bisa menemukan dengan mudah.

Akhirnya kami memutuskan untuk ikutan seperti turis lainnya, membeli sedikit cendera mata bagi keluarga. Apa saja yang bisa dibawa sebagai oleh-oleh? Yang utama adalah ikan sardin!! Benar kota Bretagne terkenal dengan ikan sardinnya. Ikan sardin yang disajikan dalam kemasan kaleng sangat menarik ini laris manis bukan main. Padahal harga yang ditawarkan bisa tiga kali lipat dari harga ikan sardin yang ada di supermarket biasa. Namun kemasan cantik dan katanya nih, ikan sardin dari Bretagne khususnya dari Saint Malo nikmatnya tak ada duanya.

Memang benar, toko yang menjual ikan kalengan yang saya datangi, membuat saya jadi panik! Padahal saya sama sekali tak suka ikan sardin kalengan, tapi melihat bagaimana ikan kecil-kecil ini masuk dalam kaleng berwarna-warni membuat pengunjung yang tadinya hanya melihat-lihat pastilah akan membeli barang satu atau dua kaleng karena terayu dengan tataan apik dari kaleng-kaleng cantik yang terpajang, contohnya saya ini.

Tadinya hanya mau lihat-lihat saja, yang ada keluar dari toko bukan lagi satu kaleng tapi satu kantong besar berisi kalengan sardin dan juga kalengan dari makanan laut lainnya. Dan Adam anak sulung kami pakai acara ikutan ribut ingin mencicipi ikan sardin tanpa duri khusus untuk anak-anak. Padahal selama ini setiap kali ayahnya menawarkan ikan sardin dirinya malah menjulurkan lidah karena tak suka…

Boleh dibilang hingga jam makan siang perjalanan kami hanya diisi dengan berbelanja ria. Karena lusa kami sudah harus meninggalkan kota Bretagne maka kami pakai juga kesempatan di kota ini untuk membeli beberapa souvenir untuk keluarga dan tentunya kami sendiri. Saya membeli dua miniatur mercu suar untuk di rumah kami di Jakarta. Adam dan Bazile membeli kapal bajak laut dan yang tak ketinggalan adalah magnet khas kota sini untuk lebih meramaikan pintu lemari es kami yang sudah padat dengan magnet dari berbagai penjuru negara dan kota.

Waktu sudah menunjukan pukul satu siang. Anak-anak mulai merengek kelaparan. Satu persatu restoran kami datangi. Jangan kaget melihat harganya yang bikin kesal, mahal! Kami bermaksud untuk menikmati kerang laut yang sangat terkenal di kota Saint Malo. Di kota saya Montpellier misalnya, bila berbelanja di supermarket maka kerang laut dari kota Saint Malo inilah yang menjadi jaminan mutu. Karena rasanya sangat gurih, hanya direbus saja sudah nikmat sekali.

Tapi justru di Saint Malo ini kami kesusahan mencari makanan. Karena banyak restoran yang sudah penuh dipesan sejak pagi hari. Salah kami memang, begitu sampai harusnya memesan tempat di salah satu restoran, jadi tidak usah seperti saat itu, keliling kota hanya mencari tempat makan.

Tanpa sengaja kami melihat diujung jalan buntu sebuah papan restoran terpampang. Kami datangi, ternyata sebuah restoran kecil dengan dekorasi lucu yaitu berbagai miniatur tokoh dalam film dan komik. Dan terdapat sebuah lemari buku penuh dengan komik bacaan bagi pengunjung restoran. Nasib untung, masih terdapat tempat bagi kami dan menu yang ditawarkan tak terlalu mahal, apalagi memang saat itu menunya adalah kerang laut serta kentang goreng seperti yang kami incar sejak tadi.

Selama kami makan, terus terang kami tak bisa menyembunyikan rasa nikmat dari kerang yang masuk ke mulut kami. Hemmmmm begitu gurih..c’est très bon! (enak sekali). Anak-anak kami sampai lahap benar menyantap makan siangnya. Apalagi mereka merasa begitu nyaman berada di restoran dengan dekorasi yang menyenangkan. Dan makanan penutup yang kami pesan yaitu crepe dengan mentega gula ciri khas Bretagne, membuat acara makan siang kami menjadi sempurna.

Saking enaknya sampai saat ini saya masih ingat benar nama restoran kecil itu, yaitu Quai des Crêpes. Dan tepat di seberang restoran itu terdapat sebuah toko yang menjual mentega tradisional khas Bretagne. Di dalam toko tersebut kita bisa melihat bagaimana mereka mengolah mentega serta peralatan sejak jaman dulu terpanjang lengkap dengan informasinya, dan pengunjung tak dikenakan biaya apapun, kecuali bila membeli mentega…

Kini saatnya menyibak dari dekat kota Saint Malo. Kota ini menyandang nama dari seorang pendeta yang bernama Mac low. Pendeta Mac Low yang kemudian menjadi uskup inilah yang membuat kota yang dulunya bernama Aleth menjadi terkenal berkat jalinan kemanusiaan. Di tahun 1944 akibat perang, kota Saint Malo mengalami kehancuran hingga 80 persen, hampir seluruhnya bisa dikatakan. Dan kemudian dibangun ulang kembali. Maka banyak yang berkata bila kota Saint Malo tak lagi asli. Biarpun boleh dibilang kota ini merupakan kota ulangan namun tak menghilangkan pesonanya.

Kota yang berada di Bretagne ini sangat terkenal dengan sejarah pelayarannya. Menjadi salah satu pelabuhan penting bagi para nelayan, perdagangan dunia dan juga sebagai pusat untuk perjalanan wisata. Kota pelabuhan ini dikelilingi oleh benteng raksasa. Selain berfungsi untuk melindungi dimasa perang, juga karena kota ini selalu dilandai oleh badai lautan dari pasang surutnya samudra yang kerap menerjang kota ini dengan tajamnya. Berkat pasang surut yang sangat mencolok inilah tenaga listrik pertama kali dibangun di kota ini.

Setiap 6 jam, kita bisa melihat perubahan dari pasang surut Samudra Atlantik. Bagaimana pantai berpasir bisa kita jelajahi dengan kaki lalu beberapa jam kemudian pantai tak nampak lagi karena tertutup oleh air laut.

Pemandangan ini saya lihat bagaikan sebuah pertunjukan alam. Saat kami berada di atas benteng yang dikelilingi oleh tembok raksasa, dari kejauhan saya dikejutkan oleh sebuah kolam renang raksasa dari alam terbangun menyatu dengan lautan begitu mempesona. Saat itu air laut mulai pasang maka kami bisa melihat dengan jelas bagaimana kolam renang raksasa itu yang tadinya terlihat jalanan kecil menuju papan luncur mulai tenggelam dan akhirnya kolam renang alam itu menyatu sepenuhnya dengan lautan. Sayang sekali, kami tak membawa perlengkapan renang kami dan udara bagi kami saat itu cukup dingin tapi bagi penduduk mereka yang berada di Perancis utara, udara saat itu terbilang panas.

Sepanjang tembok raksasa ini berbagai patung peninggalan bersejarah akan kita jumpai. Di Saint Malo tak hanya satu benteng yang bisa kita jumpai terdapat beberap benteng. Namun sayangnya tergantung kepada pasang surut air laut. Bila sedang surut tentu saja dengan mudah kita bisa mencapai benteng lainnya menjorok kelautan. Saat itu air sedang naik maka kami tak bisa melihat benteng lainnya. Hanya benteng Le Bastion Saint Louis yang bisa kami kunjungi, itupun sudah sangat besar.

Menyelusuri benteng yang dikelilingi tembok raksasa dan melihat kejauhan dimana samudra membentang luas, seolah diri ini bagaikan raksasa yang dikelilingi oleh miniatur. Bila sejak tadi kami merasa sedikit sesak oleh lautan manusia di tengah kota kini kami bisa menghirup udara segar lautan dan mata kami akan diteduhkan oleh birunya air laut yang berkilau terkena pantulan matahari.

Terasa begitu relaks diri ini. Tak heran bila kota ini terdapat begitu banyak spa air laut yang konon kabarnya sangat manjur untuk melenturkan kembali tubuh. Dan memang kebanyakan dari golongan jet set yang sengaja datang ke kota ini guna berlibur sambil merelakskan badan guna mendapatkan kembali kesegaran tubuh.

Kami sendiri tak butuh spa, karena hanya melihat dan menghirup udara segar dari samudra atlantik sudah membuat kami merasa santai dan segar. Liburan kami ke Bretagne ternyata menghasilkan banyak hal positif bagi kami. Selain pengetahuan dan pengalaman bertambah juga di sini badan serta jiwa kami menjadi segar.

sumber : KOMPAS.com
Tinggalkan komentar anda tentang Saint Malo, Kotanya Bajak Laut!